arianidarmawan.net

Sinema adalah Perubahan!

Published on November 24, 2009

Tenang, tenang. Ini bukan tulisan propaganda, dan saya bukan aktivis LSM. Saya hanya ingin menuliskan fakta-fakta hitam di atas putih (bahasa filmnya: BW/Color di atas layar 16:9) tentang sinema.

Sudah menjadi hakikatnya, bahwa:
x Sinema adalah perubahan, karena ia adalah gambar yang berganti 24 kali setiap detiknya.
x Sinema adalah perubahan, karena ia membawa kita menyusupi ruang-ruang tiga dimensional. Dari pagar rumah hingga ruang keluarga, dari tanah Sumatera hingga langit negeri Belanda.
x Sinema adalah perubahan, karena ia mendekatkan kita pada realita, walau kadang menjauhkan. Yang benar mungkin salah, dan keduanya adalah relatif.
x Sinema adalah perubahan, karena ia mampu mengubah masa lalu jadi kini atau nanti. Menggulung flashback ribuan tahun dalam malam yang sama.
x Sinema adalah perubahan, karena ia menciutkan hari jadi menit, menerbangkan puluhan tahun dalam 2×60. Dan ingat slow motion? 5 detik pun terasa terlalu lama.
x Sinema adalah perubahan, karena ia membawa kita mengitari sudut kamar, mendongak mencari suara burung di atas pohon, atau menatap kosong kesepian.
x Sinema adalah perubahan, karena ia mengubah gelap jadi terang, warna jadi abu, yang ragu semakin percaya, juga semua sebaliknya.
x Sinema adalah perubahan, karena ia berubah bentuk setiap saat. Detak jam bisa berarti jantung yang berdegup. Muka manusia jadi kedok serigala.
x Sinema adalah perubahan, karena ia mampu mengusir rasa sedih dan sombong. Kita berempati, berdecak kagum, marah: mencoba mengerti mereka yang bukan kita.
Dan terutama,
x Sinema adalah perubahan, karena ia senantiasa mendambakan perubahan: Sebuah dunia yang menjadi lebih baik.

Filed under: About Cinema, Words

1 Comment

  1. ucu says:

    jeng, jeng… suka sekali deh eike jalan2 di blog mu.
    sinema adalah perubahan, aku copas di blog ku yah

    :p

Leave a Reply