arianidarmawan.net

John Cage buat Adzan.

Published on August 16, 2009

Adzan, seorang pria yang tidak terlalu saya kenal namun keramahan wajahnya selalu mengundang untuk disapa, meninggal kemarin siang. Terakhir bertemu saya, tanggal 2 Agustus di Rumah Buku, ia bertanya, “Mbak, punya CD-nya John Cage?”. Saya yang tidak terlalu hafal database sendiri mencari-cari dan baru sadar bahwa saya tidak pernah mengoleksi CD John Cage. Saya bilang sama Adzan, “Mau lagu yang mana Jan? Ntar saya cariin ya”. “Yang mana aja,” katanya.

Adzan meninggal setelah pulang mengabdikan dirinya berteater. Saya sebenarnya tidak suka kata mengabdi. Karena demi siapa-lah kita mengabdi. Tapi orang-orang semacam Adzan, adalah orang-orang yang terlalu mulia bahkan untuk memikirkan arti sepenggal kata. Ia tidak banyak menimbang yang baik dan buruk, hanya melakukan apa yang bisa diperbuatnya sebaik mungkin. Maka ketika Joedith bercerita bahwa Adzan jago main gitar, dan pingin bermain musik di Rumah Buku, saya langsung mengiyakan. Tidak banyak pertimbangan, saya tahu dia keren. Karena mukanya begitu teduh, tanpa banyak tanya.

Met jalan, Jan! Ini lagu buat kamu. Experiences No. 1

Filed under: Words

Leave a Reply