<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>arianidarmawan.net &#187; Articles</title>
	<atom:link href="http://arianidarmawan.net/category/articles/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://arianidarmawan.net</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Apr 2012 14:42:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Dicari, Sampul Asyik Sastra Klasik</title>
		<link>http://arianidarmawan.net/dicari-sampul-asyik-sastra-klasik/</link>
		<comments>http://arianidarmawan.net/dicari-sampul-asyik-sastra-klasik/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Apr 2012 09:13:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ariannet</dc:creator>
				<category><![CDATA[About Art/Design]]></category>
		<category><![CDATA[Articles]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arianidarmawan.net/?p=443</guid>
		<description><![CDATA[Artikel ini dibuat setelah saya melihat sampul buku-buku sastra klasik Indonesia yang dirancang kembali di dekade 2000-an, yang banyak salah interpretasi dan hanya menonjolkan efek dramatis. Saya pikir, hal ini disebabkan ketidakpedulian para penerbit (dan kita semua) terhadap profesi desainer grafis, yang masih dianggap pekerjaan ecek-ecek: yang penting informatif dan enak dipandang. Padahal, kotak kue [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://arianidarmawan.net/dicari-sampul-asyik-sastra-klasik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Banyak Kabut di Atas Sana, Bikin &amp; Nonton Film Cara Kita</title>
		<link>http://arianidarmawan.net/banyak-kabut-di-atas-sana-bikin-nonton-film-cara-kita/</link>
		<comments>http://arianidarmawan.net/banyak-kabut-di-atas-sana-bikin-nonton-film-cara-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Mar 2011 03:35:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ariannet</dc:creator>
				<category><![CDATA[About Cinema]]></category>
		<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Film/Art Projects]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arianidarmawan.net/?p=408</guid>
		<description><![CDATA[oleh: Ariani Darmawan Saya berani traktir masakan termahal di kota ini untuk mereka yang berani mengatakan bahwa &#8216;membuat film itu mudah&#8217;. Tentunya traktiran itu menuntut bincang-bincang santai, karena saya ingin mendengar argumen maupun teori siapa-pun-dia. Bagi saya, membuat film itu sangat rumit (maka tulisan ini terpaksa panjang lebar). Menjelang akhir 2008, Harlan &#8216;Bin&#8217; Boer dan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://arianidarmawan.net/banyak-kabut-di-atas-sana-bikin-nonton-film-cara-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tekad BulatKacamata Bulat</title>
		<link>http://arianidarmawan.net/tekad-bulat-kacamata-bulat/</link>
		<comments>http://arianidarmawan.net/tekad-bulat-kacamata-bulat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Feb 2011 09:00:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ariannet</dc:creator>
				<category><![CDATA[About Art/Design]]></category>
		<category><![CDATA[Articles]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arianidarmawan.net/?p=361</guid>
		<description><![CDATA[Ini beberapa alasan kenapa kita memilih kacamata berbentuk bulat: 1. Tidak suka kacamata oval atau kotak. 2. Memperluas sudut penglihatan atas bawah. 3. Kelihatan lebih berisi (untuk yang bermuka tirus). 4. Kelihatan percaya diri sekaligus lucu-haha (untuk yang bermuka bulat). 5. Ingin sabar seperti Gandhi. 6. Ingin keren seperti John Lennon. 7. Ingin pintar seperti [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://arianidarmawan.net/tekad-bulat-kacamata-bulat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berlinale 2010: Membaca Kota Lewat Festival</title>
		<link>http://arianidarmawan.net/berlinale-2010-membaca-kota-lewat-festival/</link>
		<comments>http://arianidarmawan.net/berlinale-2010-membaca-kota-lewat-festival/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Apr 2010 02:30:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ariannet</dc:creator>
				<category><![CDATA[About Cinema]]></category>
		<category><![CDATA[Articles]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arianidarmawan.net/?p=334</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 11-21 Februari 2010 yang lalu, berkenaan dengan diadakannya Berlin International Film Festival (Internationale Filmfestpiele Berlin –atau sering disingkat: Berlinale) di Jerman, saya diundang oleh Goethe Institut/Federasi Jerman bersama 25 teman dari 23 negara di seluruh dunia. Benar-benar sebuah pengalaman yang seru, dan berguna. Saya salut pada program yang dibuat oleh Simon Haag dari Goethe [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://arianidarmawan.net/berlinale-2010-membaca-kota-lewat-festival/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Karena keren, bergentayangan di mana-mana.</title>
		<link>http://arianidarmawan.net/karena-keren-bergentayangan-di-mana-mana/</link>
		<comments>http://arianidarmawan.net/karena-keren-bergentayangan-di-mana-mana/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jan 2010 04:43:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Words]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arianidarmawan.net/?p=318</guid>
		<description><![CDATA[11 tahun yang lalu, saya pertama kali mendatangi Wicker Park, sebuah area di Barat Chicago, dengan sebuah gambaran: buduk, buruk, busuk. Tapi semua orang merekomendasikan saya untuk mengunjunginya, sebab &#8216;tempat itu asyik&#8217;. Karena ada seorang teman yang buduk-buruk-busuk tinggal di sana, saya jadi punya alasan untuk sekali dua kali seminggu bolak-balik mengunjunginya naik bus, yang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://arianidarmawan.net/karena-keren-bergentayangan-di-mana-mana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Roti Persahabatan Amish</title>
		<link>http://arianidarmawan.net/roti-persahabatan-amish/</link>
		<comments>http://arianidarmawan.net/roti-persahabatan-amish/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 17:47:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Words]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arianidarmawan.net/?p=187</guid>
		<description><![CDATA[Setiap hari memang ada saja kejadian-kejadian spesial menimpa saya. Malang atau beruntung tergantung bagaimana saya memandangnya. Jadi gak jauh-jauh harus dapat undian mobil Jaguar, setiap hari saya merasa menjadi the chosen one. Misalnya, terpilih bangun jam 8 pagi dan minum kopi yang terlalu manis (ini sangat menyebalkan karena tidak bisa di-undo). Atau pagi-pagi bangun dan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://arianidarmawan.net/roti-persahabatan-amish/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kura-kura, labi-labi, bulus, atau penyu? A turtle, a terrapin, a tortoise?</title>
		<link>http://arianidarmawan.net/kura-kura-labi-labi-bulus-atau-penyu-a-turtle-a-terrapin-a-tortoise/</link>
		<comments>http://arianidarmawan.net/kura-kura-labi-labi-bulus-atau-penyu-a-turtle-a-terrapin-a-tortoise/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Jul 2009 04:31:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ariannet</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Words]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arianidarmawan.net/?p=170</guid>
		<description><![CDATA[Baru akhir-akhir ini akhirnya saya mengerti, dan lumayan bisa (lah) membedakan kura-kura dengan labi-labi, bulus, atau penyu. Yang pasti, sekarang saya sudah tahu bahwa Ninja Turtles itu yang disebut kura-kura darat sejati, alias bahasa Yurep/Ostrali-nya: Tortoise, dan bahasa Amriknya: Turtle. Dalam bahasa Indonesia, ada tiga jenis kelompok hewan yang termasuk dalam bangsa Testudine, yaitu Penyu [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://arianidarmawan.net/kura-kura-labi-labi-bulus-atau-penyu-a-turtle-a-terrapin-a-tortoise/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seni dan Dialog</title>
		<link>http://arianidarmawan.net/tentang-dialog/</link>
		<comments>http://arianidarmawan.net/tentang-dialog/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Jul 2009 14:22:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[About Art/Design]]></category>
		<category><![CDATA[About Cinema]]></category>
		<category><![CDATA[Articles]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arianidarmawan.net/?p=175</guid>
		<description><![CDATA[Ketika seorang anak kecil menorehkan garis dan lekak-lekuk di atas kertas, ia tidak sekedar melampiaskan perasaannya, tetapi juga menggambarkan refleksi atas dunia dan alam sekitarnya. Dipacu oleh emosi dan kemampuan berpikirnya, mustahil seorang bocah dapat hidup di dalam dunianya sendiri, tanpa pengaruh dan eksistensi dari lingkungan sekitarnya. Di dalam perbicangannnya dengan orang tuanya, seorang anak [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://arianidarmawan.net/tentang-dialog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Festival Film, Film Financing, dan Ideologi ber-Film.</title>
		<link>http://arianidarmawan.net/festival-film-financing/</link>
		<comments>http://arianidarmawan.net/festival-film-financing/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2008 14:35:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[About Cinema]]></category>
		<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Words]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arianidarmawan.net/?p=146</guid>
		<description><![CDATA[Dalam satu bulan ini, saya diundang ke dua buah acara film, Freedom Film Festival di Kuala Lumpur, dan Asian Film Symposium di Singapura. Keduanya saya pikir adalah model ideal dari sebuah festival: suasana yang intim, di mana diskusi antar pembuat dan penonton masih terjalin dengan baik, sederhana namun rapi dalam pelaksanaan (tepat waktu, tepat sasaran/audiens, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://arianidarmawan.net/festival-film-financing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pembangunan Nasiolal</title>
		<link>http://arianidarmawan.net/pembangunan-nasiolal/</link>
		<comments>http://arianidarmawan.net/pembangunan-nasiolal/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jun 2008 18:27:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Words]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harmoniak.whatiswho.net/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[Di sebuah siang, atas keperluan penulisan sebuah artikel di sebuah majalah, saya disodorkan MbaPrims sebuah pertanyaan maju tak gentar. &#8220;Apa arti pembangunan nasional?&#8221; Saat itu, karena lewat sms dan deadline-nya saya tahu agak terburu-buru, dengan sigap saya bercanda: &#8220;Pembangunan Nasi Opor Lalap untuk semua! Eh itu mah Pembangunan Nasiolal ya.&#8221; Jawaban (yang inginnya terdengar) lucu [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://arianidarmawan.net/pembangunan-nasiolal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

