arianidarmawan.net

And the award goes to.. Jayusman Yunus.

Published on February 27, 2009

Jayus. Pria ini layak dianugerahi penghargaan: “pria tergaul”. Kata lain yang juga tidak kalah gaul adalah ‘Secara’. Tapi sayang, secara ‘Secara’ bukan nama orang, jadi belum bisa dianugerahi benda mati atau akreditasi formal.

Jayus loe. Jayus deh kamu. Jayus banget ih. Mulai dari anak sepupu saya yang berumur 13 tahun, teman-teman sebaya yang mencoba terus gaul, sampai bapak-ibunya anak sepupu saya yang hampir kepala empat, semuanya gemar sekali memakai kata ini. Saya lupa siapa yang cerita, tapi kabar burungnya, Jayus ini (dulu) adalah anak SMA Pangudi Luhur yang garingnya minta ampun, sampai-sampai semua orang yang mencoba melucu (namun tidak lucu) dikatai ‘jayus’.

Karena akhir-akhir ini saya sedang tenggelam dalam kata-kata (mulai dari bertanding Word Challenge, mencari jejak bentuk aksara jaman Hayam Wuruk, hingga menerjemahkan bahasa Jawa Timur-an ke bahasa Inggris), tak sengaja saya menemukan penjelasan tentang Jayus si juara dunia gaul ini dalam buku Indonesian Idioms and Expressions karangan Christopher Torchia.

Jayus
Unfunny.

People say this derisively when someone tells a bad joke. It refers to Jayusman Yunus, a member of a dance troupe established in 1977 by Guruh Sukarnoputra, the youngest son of Indonesia’s first president, Sukarno. The group was called SM, of Swara Mahardika, which means Voice of Freedom in Sanskrit. It was a hit, and many young members of SM enjoyed successful careers in show business long afterward.

Jayusman Yunus danced and became an accomplished photographer. But he told lousy jokes, showed up late for appointments, and broke promises. He agreed to develop a photograph for a friend at cost of 100 rupiah, only to raise the price after the deal was done. After a while, dancers who showed up late at SM rehearsals were greeted with catcalls of Jayus lu. [..]

Apakah cerita asal usul ‘jayus’ ini benar 100%, saya tidak tahu. Kalau benar, tebakan saya Mas Jayus alumni SM ini pasti Mas Jayus yang lulusan SMA Pangudi Luhur. Saya cuma berharap suatu hari Anda menemukan tulisan ini dan mengontak saya segera. Piala segera dibuat, jika sang pemenang telah berhasil ditemukan!

Filed under: Words

2 Comments

  1. egia says:

    Mbak Ariniani apa buku Indonesian Idiom nya ada di ruku?

  2. ariannet says:

    Halo Egia, bukunya ada disewakan di Kineruku, coba aja cari buku: INDONESIAN SLANG yah.

Leave a Reply